http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

ads

Bursa Saham AS Bisa dalam Tekanan

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS sedikit lebih rendah pada Selasa pagi (8/10/2019).

Sekitar pukul 6:20 ET, Dow futures mengindikasikan pembukaan negatif lebih dari 150 poin. Futures pada S&P dan Nasdaq keduanya sedikit lebih rendah seperti mengutip cnbc.com.

Fokus pasar sebagian besar selaras dengan perkembangan perdagangan global, dengan negosiator tingkat tinggi dari AS dan China siap untuk mengadakan putaran baru pembicaraan di Washington, D.C., pada hari Kamis pekan ini.

AS memperluas daftar hitam perdagangannya untuk memasukkan beberapa perusahaan intelijen artifisial top China pada hari Senin, menghukum Beijing karena perlakuannya terhadap minoritas etnis Muslim. Keputusan itu tampaknya akan menarik respon tajam dari China, dengan investor khawatir akan membahayakan peluang terobosan akhir pekan ini.

Gedung Putih telah menjadwalkan kenaikan tarif AS untuk barang-barang Tiongkok senilai $ 250 miliar menjadi 30% dari 25% pada 15 Oktober. Presiden Donald Trump mengatakan kenaikan tarif akan berlaku jika tidak ada kemajuan dalam negosiasi perdagangan bilateral.

Dua negara ekonomi terbesar di dunia telah memberlakukan tarif barang-barang satu sama lain bernilai miliaran dolar sejak awal 2018, menghancurkan pasar keuangan dan memburuknya sentimen bisnis dan konsumen.

Di depan data, Federasi Nasional Indeks Bisnis Independen indeks optimisme bisnis kecil untuk bulan September dan angka-angka indeks harga produsen (PPI) untuk September keduanya akan dirilis Selasa pagi.

Dalam berita perusahaan, Domino's Pizza dan AZZ dijadwalkan untuk melaporkan penghasilan sebelum bel pembukaan.

Levi Strauss dan Helen of Troy akan melaporkan hasil kuartalan terbaru mereka setelah penutupan pasar.



Sumber: Inilah.com

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...