http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

ads

Pengelolaan Bandara Lampung Diserahkan ke AP II

LAMPUNG – Kementerian Perhubungan dan PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) akan melaksanakan penandatanganan Kesepakatan Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara (KSP BMN) pada Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Radin Inten II Lampung di Lampung, hari ini.

"Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dijadwalkan akan menyaksikan langsung penandatanganan kesepakatan yang dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti dan Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin," jelas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan dilansir dari laman Kementerian Perhubungan.

Baca Juga: Bandara Internasional Minangkabau Bisa Tampung 5,7 Juta Penumpang di 2019

Dengan ditandatanganinya kesepakatan dengan skema KSP BMN tersebut pengelolaan Bandara Radin Inten II Lampung akan diserahkan kepada AP II.

Adapun ruang lingkup kerja sama yaitu meliputi ; pengelolaan dan optimalisasi penyediaan dan pengembangan Bandara Radin Inten II Lampung sehingga meningkatkan perannya dalam mendukung kegiatan perekonomian; memberikan kontribusi tetap dan pembagian keuntungan atas pengelolaan Bandara Radin Inten II Lampung; dan penyerahan hasil pengembangan, pembangunan dan penambahan fasilitas Bandara Radin Inten II Lampung oleh PT Angkasa Pura II kepada Kementerian Perhubungan.

bandara

"Jangka waktu pelaksanaan perjanjian ini disepakati selama 30 (tiga puluh) tahun terhitung sejak tanggal ditandatanganinya perjanjian kerjasama ini," jelas Hengki.

Bandara Udara Radin Inten II, Lampung Selatan termasuk kategori Bandara kelas I dan dikelola oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara Kementerian Perhubungan. Bandara tersebut melayani 32 rute penerbangan dengan maskapai Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, Sriwijaya, Lion Air, Express Air, dan Susi Air dengan jam operasional bandara dari pukul 06.00-21.00 WIB.



Sumber: okezone.com

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...