http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

ads

Laba Agung Podomoro Turun Jadi Rp149,4 Miliar

INILAHCOM, Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mengalami penurunan laba bersih per 30 September 2019 menjadi Rp149,46 miliar dari Rp484,3 miliar pada periode yang sama tahun 2018.

Emiten properti ini mencatat penurunan pendapatan menjadi Rp2,9 triliun dari Rp3,8 triliun. Sedangkan beban pokok penjualan menjadi Rp1,4 triliun dari Rp1,9 triliun. Jadi laba kotor menjadi Rp1,44 triliun dari Rp1,84 triliun.

Untuk beban penjualan menjadi Rp149,6 miliar dari Rp150,2 miliar. Sedangkan beban administrasi menjadi Rp713,4 miliar dari Rp653,9 miliar, Penghasilan bunga menjadi Rp35,8 juta dari Rp42,01 juta.

Beban bunga menjadi Rp704,9 miliar dari Rp627,7 miliar. Rugi kurs menjadi Rp177,9 miliar dari laba kurs Rp173,4 miliar. Jadi laba sebelum pajak turun menjadi Rp144,7 miliar dari RP486,9 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (27/11/2019).

Manfaat pajak penghasilan menjadi Rp4,7 miliar dar beban pajak Rp2,6 miliar. Jadi Laba bersih menjadi Rp149,4 miliar dari Rp484,31 miliar.

Sementara total aset menjadi Rp29,42 triliun dari Rp29,5 triliun. Untuk total liabilitas menjadi Rp16,4 triliun dari Rp17,3 triliun. Sedangkan toral ekuitas menjadi Rp12,9 triliun dari Rp12,2 triliun.

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) didirikan tanggal 30 Juli 2004 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2004.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Agung Podomoro Land Tbk, antara lain: PT Indofica (pengendali) (64,76%), PT Prudential Life Assurance-Ref (6,73%), Saham Treasuri (5,54%) dan PT Simfoni Gema Lestari (5,07%). Saham publik sebesar 16,3%.

Kegiatan usaha yang dijalankan APLN meliputi pembebasan tanah, pengembang real estat, persewaan dan penjualan tanah berikut bangunannya atas apartemen, pusat perbelanjaan dan perkantoran dengan proyek Mediterania Garden Residence 2, Central Park, Royal Mediterania Garden, Garden Shopping Arcade, Gading Nias Emerald, Gading Nias Residence, Grand Emerald, Gading Nias Shopping Arcade, Madison Park dan Garden Shopping Arcade 2 serta melakukan investasi pada entitas anak dan asosiasi.

Pada tanggal 1 Nopember 2010, APLN memperoleh pernyataan efektif Bapepam LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham APLN (IPO) kepada masyarakat sebanyak 6.150.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham serta harga penawaran Rp365 per saham. Pada tanggal 11 Nopember 2010, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

Saham APLN saat ini di Rp189 per saham dari pembukaan di Rp202 per saham.



Sumber: Inilah.com

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...