http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

ads

Triliunan Rupiah Melayang, Pemerintah Ajak Masyarakat Stop Beli Ponsel Ilegal

JAKARTA - Pembelian Ponsel ilegal di Indonesia memang laris manis di pasaran. Dalam transaksinya hampir 40-45 juta ponsel terjual setiap tahun.

Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak membeli ponsel dari pasar gelap alias Black Market (BM). Karena dengan membeli ponsel di Black Market, bisa merugikan negara hingga triliunan rupiah.

"Ehmmmm, #SobatKom hayo ngaku siapa yg suka beli ponsel ilegal atau BM nih? Tau gak sih, siapa yg dirugikan kalau kamu pakai ponsel BM? ternyata gak cuma kamu doang yg rugi krn udh beli hp yg rentan rusak, tapi negara juga lho karena ponsel tsb membuat negara kehilangan potensi pajaknya dan juga bisa frekuensi perangkatnya tidak sesuai sehingga bisa menganggu," tulis akun instagram resmi Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) @kemenkominfo, dalam keterangannya, Minggu (24/11/2019).

Sebanyak 20% ponsel yang beredar di Indonesia adalah BM (Balack Market). Nilai total dari penjulan ponsel BM per tahunnya mencapai Rp22,5 triliun.

Akibat dari pembelian ini Negara berpontensi kehilangan pendapatan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10% dan Pajak Penghasilan (PPH) 2,5%, atau kurang lebih setara dengan Rp2,8 triliun per tahun.

Keminfo melakukan kerjasama dengan Kementrian Keuangan (Kemenkue), Kementrian Perindustrian, dan Kementrian perdagangan guna mengantisipasi akibat dari penjualan gadget secara ilegal (Blackmarkert) ini.



Sumber: okezone.com

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...